LANGKAT | MatapenanewsTV.com - Beginilah kondisi akses jalan menuju Desa Ujung Bandar dan wilayah sekitarnya, termasuk Dusun Ngilkil dan Telko,Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat. Sudah satu bulan lamanya jalan yang longsor tak kunjung adanya perbaikan dari pemerintah Desa maupun pemerintahan Daerah,Minggu (13/9/2026).
Kondisi jalan yang semakin parah dan hampir putus total ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua sedangkan Kendaraan roda empat sudah tidak dapat melintas.
Salah satu warga sekitar yang kerap disapa Sitepu mengatakan kepada awak media,"udah satu bulan jalan longsor ini bang tadinya Kendaraan roda 2 pun tidak bisa melintas bang, jadi kami masyarakat secara swadaya berinisiatif menimbun dan memperbaiki sebagian sisi jalan",Ucapnya.
Ironisnya, jalan tersebut merupakan urat nadi masyarakat Desa Ujung Bandar yang mayoritas nya seorang petani,akibat tidak adanya perhatian serius dari pemerintahan Desa maupun Kabupaten,membawa hasil panen masyarakat,dan anak-anak sekolah,serta memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi terbengkalai karena jalan tersebut adalah akses utama.
Namun pertanyaannya:
-Sampai kapan pemerintah akan diam?
-Haruskah jalan benar-benar putus total terlebih dahulu baru pemerintah turun tangan ?
- Haruskah ada korban jiwa terlebih dahulu baru perhatian di berikan ?
-Haruskah hasil pertanian masyarakat membusuk karena tidak bisa diangkut baru kemudian pemerintah bergerak ?
Hingga saat ini masyarakat masih menunggu tindakan nyata dari pemerintah dan pihak terkait.
Jangan sampai masyarakat yang sudah susah mencari nafkah justru semakin dipersulit karena akses jalan yang tidak layak.
Yang lebih menyedihkan, masyarakat sudah berusaha dengan kemampuan sendiri.Mereka menimbun jalan,mencari cara agar kendaraan roda dua tetap bisa melintas demi anak-anak tetap bisa bersekolah dan hasil pertanian tetap bisa di bawa keluar.
Masyarakat sudah bergerak,Lalu pemerintah kapan ?
Kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, Kecamatan Salapian, Pemerintah Desa Ujung Bandar, Pemerintah Desa Pamah Tambunan, serta instansi terkait, kami berharap jangan hanya menerima laporan di atas meja.
Turun langsung ke lapangan,lihat dengan mata sendiri bagaimana kondisi masyarakat dan jalan yang mereka lalui setiap hari.
Jangan sampai pembangunan hanya terlihat di tempat-tempat tertentu, sementara masyarakat di pelosok harus berjuang sendiri mempertahankan akses kehidupan mereka.Jalan yang layak bukan kemewahan. Jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat.
Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan,Kami hanya meminta akses jalan yang aman dan layak, agar anak-anak bisa sekolah, petani bisa mengangkut hasil panen, masyarakat bisa bekerja, dan roda perekonomian desa tetap berjalan.
Pak Bupati, Pak Camat, Pemerintah Desa dan pihak terkait, mohon jangan tunggu sampai jalan ini benar-benar putus!Datang, Lihat,Tindak lanjuti dan Perbaiki.
Karena masyarakat sudah terlalu lama menunggu,Jangan biarkan masyarakat merasa bahwa mereka hanya diingat ketika membutuhkan suara, tetapi dilupakan ketika membutuhkan perhatian.
Ini Bukan Sekedar Soal Jalan,Ini Soal Kehidupan Masyarakat
Masyarakat sudah bersuara.Sekarang, kami menunggu tindakan nyata pemerintah.
Reporter : Red/Sep